Flag Counter

Proses

 

FRESH Natural dibuat dari air berkualitas yang diproses dengan beberapa tingkat penyaringan sehingga menghasilkan air yang murni (TDS < 1 ppm).

SUMBER AIR BAKU PRODUKSI

Kami memiliki sumber mata air sendiri yang terletak 150 meter berada di luar areal pabrik dengan debit air 4 liter/detik, ditambah dengan 2 sumber cadangan di areal pabrik. Mata Air tersebut di kelilingi oleh perkebunan belimbing serta tanaman lain yang kami jaga lingkungan sekitarnya dengan baik Kualitas Air dari mata air yang kami miliki telah dinyatakan lulus uji laboratorium sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang dilakukan oleh Balai Besar Industri Agro Bogor dengan nomor Hasil Uji 1681/LHU/Bd/ABICAL.2/VII/2012.

SARANA PRASARANA PRODUKSI

A. Water Treatment dengan kapasitas 30.000 lt/jam meliputi:

 

1.    Carbon dan Sand Filter (Pasir Silica )

2.    Filtration dengan kerapatan antara 1 s/d 0.45 micron

3.    Ozon Generator sistem dengan kapasitas 40 gram/menit

4.    UV filter

5.    Laboratorium milik sendiri dilingkungan pabrik &

6.  laboratorium luar dari BBIA ( Balai Besar Industri Agro )

7.    Sistim perpipaan dengan stainless steel

8.    Resorvoir air bahan baku dengan kapasitas 64.000 liter

9.    3 buah tangki stainless steel sebagai penampungan air setengah jadi dan air jadi

  

B. Mesin Filling Kemasan Galon 19 liter dengan kapaasitas produksi 800 Galon/jam

 

C. Mesin Filling Kemasan botol 330, 600, 1500 Ml dengan kapasitas produksi 100 dus/jam

 

D. Mesin Filling Kemasan Cup 240 Ml dengan kapasitas produksi 400 dus/jam

 

 Proses Produksi sampai dengan pendistribusian bisa dijabarkan sbb :

 

1.    Proses Water Treatment System

2.    Proses Water Sterilisasi

3.    Proses Quality Control System

4.    Proses Pengemasan ( Gallon, Bottle, Cup, dll)

5.    Proses Pengepakan

6.    Proses Distribusi

 

 PROSES PRODUKSI :

 

A.  Proses Water Treatment System (Reverse Osmosis System)

 

Tahapan ini ada beberapa proses antara lain : 

 

1.    Proses penghilangan / pengikatan Lumpur / polutan tidak terlarut

2.    Proses penghilangan / pengikatan logam – logam berat

3.    Proses penghilangan / pengikatan zat organic & anorganik

4.    Proses penghilangan zat kapur / kesadahan dan magnesium

5.    Proses Ultra filtrasi dengan Cartridge Filter

6.  Reverse Osmosis

 

PROSES SAND FILTER 

Proses ini bertujuan untuk mengurangi polutan-polutan yang ukurannya lebih besar dari 0,5 mikron, serta menahan/ memfilter kadar-kadar logam-logam berat yang telah teroksidasi dalam proses sebelumnya.

 

 

PROSES GREENSAND FILTER (sand actived) 

 

Proses ini mempunyai fungsi menghilangkan kadar logam berat serta zat kimia lainnya yang tidak sempat teroksidasi pada awal proses. Proses filtrasi ini menggunakan media greensand yang mempunyai fungsi mengikat/menukarkan ion (ion exchange) logam serta unsur kimia terlarut antara lain :

 

  • Fe 2+ ion besi
  • Mn 2+ ion Mangan
  • H2S Sulfida
  • NH4 Amoniak
  • Zn Zink
  • Cr Crom
  • NO3- Nitral
  • Balance pH

 

PROSES CARBON FILTER

Proses ini bertujuan menghilangkan aroma air yang tidak sedap serta membunuh bacteri serta mengikat racun-racun dalam air, seperti diilustrasikan dalam perut yang diare menggunakan obat norite dengan kata lain carbon powder yang kapsul atau di cetak yang bertujuan menghilangkan bacteri serta menyerap racun-racun dalam perut.

 

PROSES SOFTENING

Proses ini bertujuan melunakan air serta rasa air agar tidak kesat serta mengurangi kadar kapur, kesadahan, magnesium dalam air. 

 

PROSES ULTRA FILTRASI ( NANO FILTRASI)

 

Proses ini merupakan proses utama ( Untuk technologi baru dalam proses water treatment system) dengan hasil kualitas jauh lebih baik dari air mineral. Proses ini melalui alat yang disebut Holo Membrane semipermiable, membrane ini mempunyai lubang air 1/1000 micron di mana air yang melewati lubang tersebut sudah merupakan air bebas polutan meniral terlarut bakteri, virus dan logam-logam berat lainnya.

 

B.  STERILISASI ULTRA VIOLET & OZONISASI

Proses Sterilisasi yang bertujuan untuk menghilangkan atau membunuh bakteri yang terkandung dalam air hasil yang mungkin terkontaminasi dari instalasi pipa produk serta dari kemasan yang terkontaminasi.

 

Ada beberapa proses sterilisasi yang dilakukan pada proses air minum kemasan adalah :

 

1.    Penambahan gas ozone (Ozonisasi)

2.    Penyinaran Ultra Violet Sterilisasi 

 

Ozonisasi 

Proses Ozonisasi bertujuan membunuh baktery, virus serta jamur – jamur dan lumut serta untuk mengawetkan air yang sudah dikemas dalam kemasan yang mana apabila terjadi kontaminasi pada kemasan yang tidak steril/ bersih.

 

Proses Ozonisasi dilakukan dengan cara menginjeksikan serta mencampur ratakan dengan air yang sudah melalui beberapa tahap water treatment sampai tahap proses pemurnian air (reverse osmosis) di dalam tangki reactor (Reaktor Tank).

 

Ozonisasi merupakan gas Ozone yang diproduksi dari listrik tegangan tinggi sampai dengan 75.000 volt DC yang mana kutub katoda dan anoda terjadi kilatan listrik. Oxigen atau udara dilewatkan kedalam tabung reactor ozone , oxygen diaktifkan dan dipecah molekulnya menjadi O2 dan O3 yang akan menghasilkan gas ozone yang beraroma khas, yang berfungsi untuk membunuh serta mematikan.

 

Penyinaran Ultra Violet Sterilisasi

 

Perlakuan ini dilakukan pada akhir proses yaitu kondisi sebelum pada pengisian kedalam kemasan. UV Sterlisasi yaitu merupakan Sinar Ultra Violet yang dihasilkan dari lampu yang menghasilkan cahaya Ultra violet dengan panjang gelombang 254 nm (nano meter) yang mana cahaya UV pada panjang gelombang ini mempunyai kemampuan membunuh bactery serta mikroorganisme lainnya. 

 

Pemberian Oksigen 

Air hasil pemurnian secara Reverse Osmosis diinjeksi dengan Ozone dan disterilisasi dengan sinar ultra violet untuk menjamin air bebas dari cemaran mikroba. Setelah itu, air didinginkan terlebih dahulu untuk meningkatkan kelarutan oksigen dalam air.  

Kemasan 

Setelah diberi oksigen, air ini dimasukkan ke dalam Galon / botol PET (Poly Ethylene Terephtatale) tebal dan langsung ditutup supaya kandungan oksigennya tetap terjaga. 

Penutupan botol FRESH Natural dilakukan segera setelah botol diisi dengan mesin secara otomatis. Tutup botol FRESH Natural dirancang khusus, yaitu berlapis ganda pada bagian dalam sehingga dapat menahan kebocoran oksigen. 

Pengawasan Mutu  

Mutu FRESH Natural diawasi secara ketat, mulai dari bahan baku, proses, kemasan, produk jadi sampai pengiriman. Parameter pengujian mutu FRESH Natural yang diuji antara lain adalah:

1. pH (derajat keasaman)
2. Kandungan zat padat terlarut (Total Dissolved Solid - TDS)
3. Kesadahan
4. Bahan Organik
5. Mikrobiologi

 

Hasil Lab. Sampel Hasil Produksi Air Minum FRESH Natural 

No

Parameter

Satuan

Persyaratan
SNI 01-3553-2006

FRESH Natural
sample

1

Keadaan :

 

 

 

1.1

Bau

 

tidak berbau

tidak berbau

1.2

Warna

UPtCo

maks. 5

< 0.12

1.3

Rasa

 

normal

Normal

2

pH

 

5.0 - 7.5

7.14

3

Kekeruhan

skala NTU

maks. 1.5

0.14

4

Total Organik karbon (TOC)

mg/liter

maks. 0.5

0.05

5

Zat padat terlarut

mg/liter

maks. 10

1.0

6

Cemaran logam :

     

6.1

Timbal (Pb)

mg/liter

maks. 0.005

< 0.004

6.2

Tembaga (Cu)

mg/liter

maks. 0.5

< 0.002

6.3

Kadminum (Cd)

mg/liter

maks. 0.003

< 0.0004

6.4

Raksa (Hg)

mg/liter

maks. 0.001

< 0.0004

6.5

Perak (Ag)

mg/liter

maks. 0.025

< 0.0001

6.6

Kobalt (Co)

mg/liter

maks. 0.01

< 0.0004

7

Cemaran arsen (Ag)

mg/liter

maks. 0.01

< 0.0004

8

Cemaran mikroba :

     

8.1

Angka lempeng total awal

koloni/ml

maks. 1.0 x 102

0.1 x 102

8.2

Angka lempeng total akhir

koloni/ml

maks. 1.0 x 105

-

8.3

Bakteri bentuk coli

APM/100 ml

< 2

< 2

8.4

Salmonella

/100 ml

negatif/100 ml

negatif

9

Pseudomonas aeruginosa

koloni/ml

0

0

Hasil analisa di Balai Besar Industri Agro, Bogor tanggal 14 Oktober 2012 dengan nomor : 931/LHU/Bd/ABICAL.2/VII/2012

 

Distribusi

Share