Flag Counter

1.     Unsur-unsur apa saja yang terdapat dalam air ?

Jawab :

Air terdiri dari :

·       Unsur Biologi (plankton, ganggang, virus, bakteri dll)

·       Unsur Fisika (zat padat, zat cair dan gas)

·       Unsur Kimia (senyawa organik dan non-organik) 

 

Pada jaman dulu, dan masih banyak orang berpendapat bahwa air mesti dimasak / direbus terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Pendapat itu dapat diterima karena pada jaman dulu, lebih dari 20 tahun yang lalu air hanya tercemar : mikro organisme, kotoran binatang dan manusia (tinja), yang dapat diatasi dengan cara mendidihkan air atau dengan alat penyaring biasa, seperti yang dijual di pasaran. Sekarang ini air sudah tercemar dengan logam berat, bahan kimia, racun, radioaktif, dan berbagai limbah industri yang sangat berbahaya bagi manusia. 

 

2.    Apa akibat dari minum air yang sudah tercemar ?

 

Jawab :

 

Akibat minum air yang tercemar :

 

·       Penyakit menular

·       Penyakit ginjal

·       Penyakit kulit

·       Hati

·       Prostat

·       Batu empedu

·       Kanker

·       Gangguan sistem saraf

·       Infeksi lambung

·       Artritis

·       Sakit kepala, Vertigo

·       Tekanan darah tinggi

·       Dehidras

·       Ginjal (gagal ginjal, batu ginjal)

·       Sistem syaraf pusak

·       Hati

·       Rusaknya sel darah merah

·       Prostat

·       Metabolisme

 

3.    Apakah fungsi dari air ?

Jawab :

 

Fungsi utamanya adalah :

 

·         Membentuk sel-sel baru, memelihara dan mengganti sel-sel yang rusak

·         Melarutkan dan membawa nutrisi-nutrisi, oksigen dan hormon ke seluruh sel tubuh yang membutuhkan

·         Melarutkan dan mengeluarkan sampah-sampah dan racun dari dalam tubuh kita

·         Katalisator dalam metabolisme tubuh

·         Pelumas bagi sendi-sendi

·         Menstabilkan suhu tubuh 

·         Meredam benturan bagi organ vital

 

Fungs lainnya : 

 

1.    Pencernaan dan metabolisme yang lebih baik

 

Minum air dalam jumlah yang cukup menjadikan baik pencernaan maupun metabolisme dapat bekerja pada kapasitas maksimalnya. Faktanya, penelitian terbaru dari University of Utah menyatakan bahwa kekurangan air dapat menyebabkan menurunnya metabolisme.

 

2.    Memperbaiki kemampuan dan daya tahan tubuh

 

Anda akan mampu bekerja lebih keras/berat bila mendapatkan air yang cukup. Sebagai tambahan, air dapat memperkuat daya tahan tubuh Anda. Karena air dapat menaikkan simpanan glycogen, suatu bentuk dari karbohidrat yang tersimpan dalam otot dan digunakan sebagai energi saat Anda bekerja.

 

3.    Tahan lapar

 

Rasa lapar kadang merupakan penyamaran dari rasa haus. Sewaktu anda mengalami dehidrasi (kekurangan air) Anda mungkin merasa ingin makan padahal yang Anda butuhkan sebenarnya adalah air. Anda juga dapat memanfaatkan efek rasa kenyang dari minum air untuk mencegah makan berlebihan.

 

4.    Mengurangi resiko terhadap beberapa macam penyakit

 

Para peneliti saat ini meyakini bahwa cairan atau tepatnya air dapat berperan aktif dalam mengurangi resiko terhadap beberapa penyakit seperti: batu ginjal, kanker saluran kencing, kanker kandung kemih, dan kanker usus besar (colon). Minum cukup air dapat pula menghindari sembelit.

 

5.    Senjata ampuh melawan masuk angin atau pilek

 

Antibodi dalam lendir yang melapisi kerongkongan berfungsi untuk menjerat virus pilek. Daya tahan ini akan melemah apabila Anda dehidrasi (kekurangan air) karena akan menyebabkan lendir mengering. Sebagai catatan banyak ahli kesehatan merekomendasikan air sebagai ekspektoran yang efektif untuk mengurangi batuk.

 

6.    Pelembab wajah paling ampuh

 

Dengan minum banyak air membantu kulit Anda tetap kenyal dan kencang serta mengurangi garis-garis dan kerut pada wajah.

 

7.    Menangkal rasa letih akibat melakukan perjalanan

 

Udara panas dapat menyebabkan Anda dehidrasi dan akan menimbulkan rasa letih pada saat dan setelah perjalanan. Minumlah banyak air sebelum melakukan perjalanan dan satu gelas tiap jam perjalanan Anda.

 

8.    Mengatasi migrain/sakit kepala

 

Para peneliti menyatakan bahwa dehidrasi dapat mengakibatkan migrain/sakit kepala, jadi bila Anda sering mengalami migrain adalah sangat penting untuk minum air dalam jumlah yang cukup. 

 

4.    Bagaimanakah komposisi Air dalam dalam tubuh manusia ?

 

Jawab :

 

Ada 3 hal penting yang dibutuhkan tubuh kita :

 

·         Oksigen / udara 

·         AIR 

·         Makanan

 

Tetapi kita terkadang lebih mementingkan makanan daripada udara dan air. Lebih dari 70% tubuh manusia terdiri dari air. 

Air adalah nutrisi yang paling penting bagi tubuh kita, dan paling sering kita abaikan.

 

Kekurangan air dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan kesehatan :

 

·         Dehidras 

·         Ginjal (gagal ginjal, batu ginjal) 

·         Sistem syaraf pusak 

·         Hati 

·         Rusaknya sel darah merah 

·         Prostat 

·         Metabolisme 

·         Dan semua penyakit tersebut diatas, yang sering disebut Penyakit DEGENERATIF dimana seseorang tidak dapat merasakan gejalanya terlebih dahulu seperti : 

·         STOKE, Gagal Ginjal, Liver, dll.

  

5.    Apa saja istilah-istilah yang ada di dalam dunia RO ?

 

Jawab : 

 

ELEKTROLISA

 

Untuk mengumpulkan zat pada terlarut yang tidak kelihatan mata. Dengan proses ini, zat pada terlarut yang ada di dalam air akan kelihatan mata. Air RO setelah di elektrolisa, warna jadi kuning ? Karena elektrolisa adalah terdiri dari besi dan alumunium. Kalau besi kena air yang ada oksigennya pasti terjadi oksidasi atau proses karat. Jadi air RO setelah uji elektrolisa air, warna akan berubah kuning. Tetapi dalam hal ini kita bicarakan masalah endapan / polutan yang ada di dalam air.

 

TDS

 

Singkatan dari Total Dissolved Solid (zat padat terlarut). Jadi TDS adalah jumlah zat padat terlarut. TDS ada 2 macam yang beredar di pasaran :

 

TDS x 1 ppm 

TDS x 10ppm

 

Perbedaannya adalah :

 

Apabila ada air baku 90 ppm, bila diukur dengan :
TDS x 1ppm hasilnya : 90 ppm
TDS x 10ppm hasilnya : 9 ppm

 

Kita tidak tau pasti detail berapa dan berapa detailnya besi, kuprum dll di dalam air. Kalau Anda ingin tau pasti, silahkan uji lab kan secara fisika dan kimia di lab terdekat.

 

Misal :
Air baku di kota A adalah TDS 100ppm
Air baku di kota B adalah TDS 100ppm juga

 

Tapi 100ppm di kota A belum tentu sama isi nya dengan TDS 100 ppm di kota B

 

ULTRAVIOLET
Berguna untuk membunuh bakteri dan virus. Tidak sembarang Ultra Violet yang dapat membunuh kedua hal tsb. Hanya dengan daya pancar 253.7 saja yang bisa membunuh keduanya.

 

CARBON AKTIF
Berfungsi menyaring : bahan organik, bau, warna, rasa, bahan pencuci, klorin.
Pada dasarnya, carbon terbuat dari :
1. Batubara
2. Batok Kelapa


Selain itu Carbon juga berasal dari berbagai macam Negara yang membuatnnya, dan berbagai 
macam jenis ukuran, kegunaan maupun kualitasnya.

 

Secara Fisik, carbon terbagi menjadi :
1. Ganular
2. Powder
3. Block
 


RESIN
Beguna untuk menyaring KAPUR / Kesadahan/ CaCo3 / hardeness. Biasanya air tanah banyak mengandung kapur Resin biasa disebut ION EXCHANGE Resin juga disebut SOFTENER. Karena air yg banyak mengandung kapur bersifat KERAS, jadi perlu dilunakan. Kapur ini adalah musuh nomor satu membrane RO.

 

Resin terbagi dari 2 jenis :
1. ANION
2. KATION
Yang biasa sering dijumpai dan digunakan adalah yang KATION untuk menyaring kapur ini. Kalau ANION harga nya lebih mahal, dan salah satu kegunaannya adalah menyeimbangkan PH air.

 

TDS NOL

 

Sekarang ini banyak dijumpai di pasaran TDS NOL. Dimana air diukur dengan TDS x1ppm hasilnya bisa mencapai NOL.

 

BOOSTER PUMP

 

Adalah hal yang sangat penting dalam kinerja mesin RO, karena pompa booster bekerja mendorong membrane dengan diameter yang sangat kecil sekali, yaitu 0.0001 mikron (500.000 kali lebih kecil dari sehelai rambut. 


Booster pump yang kurang baik, tekanan kurang baik pula shg hasil air ro kadang tidak sempurna. Kadang TDS tidak bisa turun sesuai harapan, dan kuantitas pun tidak sesuai dengan spec yang ada di membrane.
 


Memang kadang ada kalanya booster pump murah bisa mencapai kuantitas dan TDS yang diharapkan, tapi setelah bbrp bulan, kinerja bosster pump akan menurun drastis. Setelah menurun drastic maka kotoran di dalam membrane juga tidak bisa sepenuhnya di dorong keluar, sehingga kotoran mengendap di membrane, dan membrane pun akhirnya harus diganti.
 


Hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan booster pump : 
 

 

a.     Pastikan air baku tidak pernah kering, karena akan mengakibatkan booster pump panas dan terbakar. 

b.    Pastikan Voltase PLN anda stabil 220 watt, karena akan berpengaruh panas juga dan terbakar pula 

c.     Bilamana perlu, booster pump diberikan pendingin spt kipas angin. 


FLOW RESTRICTOR 

 

Berfungsi sebagai penghambat air yang dibuang setelah membrane. Karena apabila tidak ada penghambat ini, air baku yang masuk membrane akan keluar lagi. Berbagai macam ukuran : 300cc, 400cc, 500cc, 600cc, hingga 900cc. Untuk membrane besar, diatas 2521, biasanya  igunakan Niddle Valve atau Valve Control untuk menghambat keluarnya air sesuai dengan kapasitas membrane. 


Flow Restrictor ini harus sesuai dengan jenis membrane dan kapasitas nya, karena pemakaian yang kurang tepat menjadikan membrane cepet mampet.

 

MEMBRANE

 

Membrane adalah jantung dari mesin RO, karena membrane lah yang menyaring polutan di dalam air hingga 99%. Karena diameter yang amat kecil, 0.0001 mikron, maka membrane ini sangat riskan dan rentan terhadap semua polutan yang ada. Lama kelamaan kuantitas produksi menurun dan menurun karena dikit demi dikit membrane akan tertutup kotoran. Misal tadinya produksi 100 galon, akan menjadi 98, 97, 80 dan seterusnya hingga tidak bisa produksi sama sekali alias mampet. 


PENYEBAB MEMBRANE MAMPET

 

Kapur / kesadahan / CaCo3 – biasanya tidak dilengkapi Filter Media Ion Exchange yang besar, dan maintenance filter ini tidak rutin. Kandungan besi dan lainnya yang cukup signifikan jumlahnya. Debu halus dan partikel lain – biasanya terjadi karena terlambat mengganti spun 2 mikron, atau menggunakan spun lain yg murah, sehingga kotoran tetap lolos dan mengenai membrane.

 

6.    Apakah Air minum hasil mesin filter air minum mesin Reverse Osmosis adalah sudah sehat untuk langsung di Konsumsi ?

 

Jawab :

 

Betul sekali, Anda tidak perlu lagi Memasak air, sebab hasil air minum dari mesin filter air minum mesin RO sudah melalui membrane pemisahan/Desalination yang amat lembut, selembut 0,0001 mikron atau 1 lembar rambut yang dibelah menjadi 1 juta, sehingga semua Bakteri, Virus, serta Racun sudah dibuang menjadi air buangan dari mesin ini, seperti air yang sudah melalui penyaring Ginjal diluar tubuh kita sehingga sudah menjadi amat sehat, murni serta higyenis.

 

7.    Kalau begitu apakah air minum RO sudah menjadi air murni yang tidak ada apa-apanya lagi  atau tidak mengandung mineral  yang dibutuhkan tubuh?

 

Jawab :

 

Jika yang dimaksud adalah Air murni, maka itu adalah sama dengan Air Accu.... Oh tidak. Dalam hal ini yang dimaksud Murni adalah sudah murni terbebas dari Zat-zat yang merusak tubuh, sebab kandungan kimia dalam air ada 2 macam Mineral, yaitu Mineral Organik dan mineral An-Orgarnik. untuk mineral An-organik adalah tidak dibutuhkan tubuh, sementara Mineral Organik adalah masih dibutuhkan Tubuh. Jadi dalam hal ini air minum RO dari mesin air minum Reverse Osmosis  masih tetap mempunyai kandungan Mineral Organik yang dibutuhkan tubuh kita, sementara Mineral An-Organik yang merusak tubuh adalah sudah dibuang.

 

8.    Mengapa ada yang mengatakan bahwa air minum ro sudah tidak ada Mineralnya sama sekali ?

 

Jawab :

 

Justru itu adalah sebagian dari kelebihan Produk mesin filter air minum Reverse osmosis, sebab mesin RO menggunakan Membrane/Penapis sistem Desalination. Jika sudah tidak ada mineralnya sama sekali....ya sama saja dengan air hujan...? itu malah Tidak Sehat.  Air minum hasil Mesin Air minum Reverse Osmosis masih tetap mengandung Kimia Mineral Organik (KmnO4) atau Kalium Permanganat, di mana Mineral tersebut adalah yang amat dibutuhkan Tubuh Kita, semantara Kimia AnOrganik yg tidak kita butuhkan adalah sebagian besar dibuang.

 

9.    Apakah Air Minum Reverse Osmosis  bisa di Test kemurniannya ? Apa nama alatnya ?

 

Jawab :

 

Sangat bisa, Alat test yang dipakai adalah Conduktivity meter (Daya Hantar / Uji sederhana memakai Lampu) dan juga TDS/Total Dissolved Solid meter (Total Larutan Padat yang terkandung dalam air), serta Elektrolisa BiMetal test.

 

10.Apakah Air hasil Reverse Osmosis  tahan disimpan dalam jangka waktu lama, dan apakah harus ditempat Teduh seperti pada umumnya air kemasan ?

 

Jawab :

 

Air minum hasil Mesin Reverse Osmosis  adalah amat sangat tahan disimpan dalam jangka waktu yang lama, itu adalah disebabkan air tersebut sudah benar-benar hygienis dan terbebas dari Bakteri serta Virus.


Untuk penyimpanan tidak diharuskan ditempat teduh, sebab air hasil Pemurnian Reverse Osmosis  adalah amat tahan dijemur sekalipun untuk jangka waktu yang lama.


Air minum hasil pemurnian  Reverse Osmosis diolah tanpa mengandung Bahan kimia ataupun Pengawet dan sudah benar-benar hygienis dan terbebas dari Bakteri serta Virus, tetapi adalah diolah dengan sistim Pemisahan/Desalination. Itu lah yang barangkali yang membedakan dengan air minum mineral pada umumnya, baik yang bermerak maupuin yang tidak bermerek.

 

11.Apakah  air minum Reverse osmosis/RO dari Mesin  RO adalah juga Air Oksigen ?

 

Jawab :

 

Betul. sebab unsur dalam air adalah Hidrogen dan Oksigen (H2O), maka jelas air minum hasil Mesin Filter air minum Reverse Osmosis/RO adalah Air Oksigen.

 

12.Bagaimanakah pH hasil air minum Reverse Osmosis/RO  ? Apakah bisa Ideal ?

 

Jawab :

 

Ya. bukan hanya TDS (Total Dissolved Solid) saja yang amat rendah, tetapi juga pH hasil Air Minum kami jamin adalah sesuai Standart yaitu 6,5 - 8,5 point, yang dimana hal tersebut adalah amat Penting bagi tubuh kita sehingga amat sesuai dengan kebutuhan tubuh manusia, serta Rasa Air Minum Reverse Osmosis/RO.

 

13.Berapakah TDS air Maksimal yang dapat diproses untuk Air Minum Reverse Osmosis/RO  ?

 

Jawab :

 

Tidak ada keharusan sumber air harus dengan syarat begini atau begitu, yang paling penting adalah sumber air tersebut adalah cukup banyak, lancar dan telah lulus uji kelayakannya.

 

14.Sekarang banyak beredar air minum dengan TDS 0 / Zero Water, apakah itu adalah Pasti air minum yang baik ?

 

Jawab : 

 

Kalau kita hanya mengacu pada TDS 0 ppm/TDS < 10 ppm saja, maka Air Hujan itu adalah Air Minum yang Baik, sebab TDS air hujan adalah berkisar 0 - 10 ppm. Ada beberapa sistem yang dipakai untuk menjadikan air dengan TDS 0/Zero Water tsb. Antara lain adalah Dengan Proses Demineralisasi (Pengikatan) - Proses Air Accu/air aki/air battery, Destilasi (Penguapan), Atau Desalination (Pemisahan), sebab Ada beberapa cara untuk memproses air menjadi Zero Water.

 

15.Untuk Air Minum, Apa beda Zero Water yang diproses dengan Demineralisasi dan Reverse Osmosis ?  Kan sama2 hasil TDS airnya adalah 0 ?

 

Jawab :

 

Ya...itu, mungkin cukup membuat kita bingung, kami maklum akan hal itu. Secara Kasat Mata kita, maka hasil TDS adalah sama-sama 0, air hujan juga TDS nya 0. Akan tetapi jika kita melihat lebih detail lagi kedalam struktur air, maka hal itu adalah BERBEDA.

A. Demineralisasi Adalah Proses PENGIKATAN (biasa digunakan untuk proses Air Accu/Aki) : Dalam unsur Air ada muatan Positif dan Negatif.
 


Penjelasan Proses :


Sistim proses jenis ini adalah dengan Cat-Ion dan An-Ion yang diaktifkan, sehingga terjadi pengikatan pada Ion Catode/Positif dan Ion Anode/Negatif dalam air, yang di mana adalah memakai Media perantara Resin, yang di mana Resin Cat-Ion tersebut kita aktifasi dengan Hcl/Asam Chlorida (Hydrochloric acid) dan Resin An-Ion di aktifasi dengan NaOH (Sodium hydroxide), Dan disebabkan Unsur positif dalam air serta Unsur negatif dalam air diikat oleh sistim tersebut, maka akan menghasilkan air dengan TDS (Total Dissolved Solid) 0 – Zero.
Kelemahan sistim ini adalah TIDAK MAMPU melepas ikatan Stabil yang ada dalam air (Na+Cl- , Racun, dan lainnya).
 


Sistim Demineralisasi Ini adalah sistim yang Paling Sesuai digunakan untuk Proses Industri & Proses Air Accu/Aki.  Sebab untuk Air Accu/Aki, Boiler, serta alat pencuci pada dunia Industri.
 


B. Desalination/Reverse Osmosis/Pemisahan : Ini adalah sistim yang kami gunakan, sehingga disamping proses tersebut adalah NON KIMIA/MEKANIK juga dalam proses ini semua PERTIKEL LEMBUT dalam air juga akan ikut terbuang disebabkan Saringan Penapis adalah amat Lembut (0,0001 mikron - 1 lembar rambut dibelah menjadi 1 juta) seperti Ginjal kita.


Dalam proses ini Air akan menjadi Amat Murni dan Prosesnya adalah Mekanik - Non Kimiawi, serta Mampu Melepas Ikatan Stabil dan juga Racun yang ada dalam Air, serta sudah Bebas dari Bakteri dan Virus, sebab Bakteri, Virus, dan Racun Tidak bisa melewati pori2 pada Membrane Reverse Osmosis (RO) ini, dan akan dibuang menjadi air pembuangan dalam sistim ini.

 

16.Manakah Proses Pemurnian untuk Air Minum yang terbaik & sehat ?

 

Jawab : 

 

Untuk proses pemurnian terbaik adalah harus dilihat Manfaatnya mau Digunakan untuk apa dulu.

Jika Air tersebut akan digunakan untuk Air Accu/Aki & Air Industri, maka disini Tidak dibutuhkan Air yang Steril, maka proses Demineralisasi/Pengikatan adalah yang paling Effisien, sebab Biaya untuk sistim Proses ini adalah yang TERMURAH.


Jika Air tersebut akan digunakan untuk campuran pada dunia Medis, misalnya untuk membikin cairan Infus dsb, maka yang terbaik adalah dengan proses Bi-Destilasi / 2 x Penguapan. Akan tetapi untuk proses air minum maka beaya yang dibutuhkan adalah amat tinggi.

Jika Air tersebut akan digunakan untuk Konsumsi maka yang paling sesuai adalah sistim proses Desalination/Pemisahan/Reverse Osmosis, sebab disamping air hasil proses ini adalah amat Murni dan Sehat serta
Sesuai dengan Tubuh Manusia, juga Sistim pada Mesin Reverse Osmosis/RO yang Baik maka Biayanya tidak begitu tinggi, sementara hal tersebut Harus Tetap mengacu pada Hasil Air Minum yang Sehat.

 

 

17.  Apa yang dimaksud dengan  Mineral Organik dan Anorganik ?

 

Jawab :


Proses sirkulasi air di bumi kita terjadi mulai dari penguapan air di laut dan sungai menjadi awan, kemudian turun ke bumi kembali sebagai air hujan. Ketika hujan jatuh ke permukaan tanah dan menyerap ke dalam, maka air yang tadinya adalah berupa molekul-molekul H2O saja, mulai membawa berbagai kandungan zat yang ada dalam tanah, diantaranya yaitu berupa mineral-mineral. Baik itu mineral organik maupun mineral anorganik.


Dalam kehidupan semua umat Manusia, kita membutuhkan Mineral yang dimana Mineral tersebut harus sesuai dengan kebutuhan tubuh Manusia / Makhluk Hidup.


Akan tetapi kita harus meneliti lebih detail lagi : Mineral macam apakah yang diperlukan oleh tubuh manusia?

 
Jawabannya adalah Mineral Organik, Mineral Organik (KMnO4-Kalium perManganat) adalah mineral yang amat dibutuhkan tubuh serta berguna bagi tubuh kita, Mineral ini dapat kita peroleh dari sumber yang hidup atau mempunyai kehidupan, mengandung Karbon dan dapat membawa kehidupan bagi sel-sel di dalam tubuh.

 
Mineral organik umumnya berasal dari susu dan tumbuh-tumbuhan, seperti sayuran, kacang-kacangan dan buah-buahan.


Sedangkan sebaliknya, Mineral Anorganik adalah mineral yang Bukan Organik adalah tidak dibutuhkan serta tidak berguna bagi tubuh kita.


Air yang bersumber dari dalam tanah adalah mengandung mineral Organik dan Anorganik.

Bahaya yang ditimbulkan oleh mineral Anorganik :


Mineral Anorganik yang terkandung di dalam air antara lain mengandung unsur seperti Kalsium Karbonat (CaCo3), Besi (Fe), Mangan (Ma), Natrium (Na), Timbal Hitam (Pb), Iron Oxide (Besi Teroksidasi), Mercuri, Arsenik, Magnesium, Aluminium atau bahan-bahan kimia hasil dari resapan tanah dan lain sebagainya. Seperti kita ketahui bahwa setiap unsur tersebut mempunyai berat jenis dan bahan kimiawi yang bilamana terkonsumsi akan dapat menumpuk pada tubuh manusia, sehingga lama kelamaan akan dapat merusak tubuh kita terutama pada bagian ginjal dan hati, dimana kedua organ tubuh tersebut berfungsi sebagai filter bagi tubuh.

Penumpukan dan endapan yang disebabkan oleh mineral Anorganik tersebut dapat menyebabkan antara lain batu ginjal, batu empedu, pengerasan arteri, diabetes. Endapan tersebut dalam pula terjadi pada persendian sehingga dapat menyebabkan arthritis.

Dr Norman W. Walker, dalam salah satu bukunya tentang masalah air, mengatakan bahwa orang yang minum air biasa dua gelas besar per hari dalam 70 tahun kehidupannya, akan ada total 17.000 liter air. Dan jika tidak di saring , akan mempunyai cadangan mineral anorganik seperti Kalsium Karbonat, magnesium dan mineral lainnya yang tidak dapat digunakan oleh tubuh. Sebagian besar mineral anorganik tersebut akan dikeluarkan dari tubuh setelah diproses oleh ginjal. Ada yang dapat dikeluarkan secara tuntas, tetapi bila tidak; hal inilah yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.
 

 

18.  Apakah yang dimaksud dengan proses Reverse Osmosis ?

 

Jawab : 

 

Reverse osmosis (Osmosis terbalik) adalah sebuah proses pemaksaan sebuah solvent dari sebuah daerah konsentrasi "solute" tinggi melalui sebuah membran ke sebuah daerah "solute" rendah dengan menggunakan sebuah tekanan melebihi tekanan osmotik.  

 

Reverse osmosis (Osmosis terbalik) adalah sebuah istilah teknologi yang berasal dari osmosis.
Osmosis adalah sebuah fenomena alam dalam sel hidup dimana molekul "solvent" (biasanya air) akan mengalir dari daerah berkonsentrasi rendah ke daerah Berkonsentrasi tinggi melalui sebuah membran semipermeabel.

 
Membran semipermeabel ini menunjuk ke membran sel atau membran apa pun yang memiliki struktur yang mirip atau bagian dari membran sel.

 
Gerakan dari "solvent" berlanjut sampai sebuah konsentrasi yang seimbang tercapai di kedua sisi membran.


Dalam istilah lebih mudah, reverse osmosis adalah mendorong sebuah solusi melalui filter yang menangkap "solute" dari satu sisi dan membiarkan pendapatan "solvent" murni dari sisi satunya. Proses ini telah digunakan untuk mengolah air laut untuk mendapatkan air tawar, sejak awal 1970-an.
 

 

19.  Apakah Perbedaan Proses : Air Murni untuk Air Minum & Air Murni untuk Air Industri/Air Accu/Aki ?

 

Jawab :


Seiring dengan kebutuhan kita akan Air Minum yang Sehat, maka sering kita terkecoh dengan hanya berpacu pada hasil TDS (Total Dissolved Solid) saja.


Banyak terjadi kita menganggap bahwa SEMUA AIR dengan TDS rendah, sebagai contoh TDS 0 ppm / TDS < 10 ppm adalah bagus untuk Dikonsumsi, akan tetapi kita tidak pernah tahu akan Sistim Proses air tersebut, terutama untuk Air Minum/Air Konsumsi yang benar.


Dalam Dunia Proses Pemurnian Air terbagi menjadi 3 sistim permurnian :

 

·         Air Murni yang digunakan untuk PROSES INDUSTRI & PROSES AIR AKI, sebagai contoh adalah untuk Boiler, serta alat pencuci pada dunia Industri, kita akan membutuhkan Air MURNI dengan TDS/Total Disolved Solid 0 (nol),  atau sama juga dengan Proses untuk Air Accu (Aki) – Air untuk Battery Penggerak

 

·         Air Murni yang digunakan untuk MINUM/KONSUMSI.

 

·         Air Murni yang digunakan untuk DUNIA MEDIS (Destilasi Water – Penguapan).

 

PENJELASAN SISTEM PROSES :


A. Air Murni Industri diproses dengan sistem DEMINERALISASI yang dimana dalam proses tersebut adalah dengan melepas arus Ion Positif dan Negatif dalam air.


Sistim proses air jenis ini adalah dengan Media Pengikat Catode-Ion dan Anode-Ion yang diaktifkan, sehingga terjadi pengikatan pada Ion Catode/Positif dan Ion Anode/Negatif dalam air, yang dimana adalah memakai Media Perantara RESIN.


Penjelasan Pengaktifan Resin Pengikat :


Resin Catode-Ion tersebut kita aktifasi dengan menggunakan HCl/Asam Chlorida (Hydrochloric acid) dan Resin Anode-Ion di aktifasi dengan NaOH (Sodium hydroxide), disebabkan Unsusr Posotif dalam air serta Unsur Negatif dalam air diikat oleh Media Pengikat Cat-Ion dan An-Ion tersebut, maka akan menghasilkan air dengan TDS (Total Dissolved Solid) 0 – Zero, dan apabila saat Resin Pengikat tersebut mulai Jenuh maka hasil TDS Air akan terjadi Peningkatan, dan jika kita menghendaki agar TDS hasil air menjadi rendah lagi, maka kedua Resin tersebut Harus Di Regenerasi kembali menggunakan Hcl dan NaOH tersebut.


Untuk sistim ini Biayanya adalah Amat Murah, Hanya dalam sistim ini yang Paling Cocok adalah digunakan untuk Pembikinan Air Accu/Aki dan pada Boiler untuk Industri.


* Sistim Proses Jenis ini Tidak Mampu melepas Ikatan Stabil yang ada dalam Air, Sebagai Contoh : Na+Cl- (Garam), Racun, dan sebagainya. Sehingga Sistim Proses ini Tidak Sesuai digunakan untuk Proses Air Minum yang Sehat !.


B. Air Murni KONSUMSI yang diproses dengan DESALINATION atau PEMISAHAN. Yang dimana dalam proses ini adalah dengan Memisahkan air dari besar Partikel dalam air dengan melalui MEMBRAN pemisah/penapis yang amat LEMBUT (0,0001u – 0,0001 mikron – 1 lembar Rambut dibelah menjadi 1 Juta). Ini adalah Ibarat kita melewatkan Air pada GINJAL ke 3 Diluar tubuh kita, yang dimana dalam Sistim Proses ini akan menghasilkan Air Minum yang Meringankan kerja Ginjal kita.


* Sistim Proses Jenis ini Mampu melepas Ikatan Stabil yang ada dalam Air, Sebagai Contoh : Na+Cl- (Garam), Racun, dan sebagainya. Sehingga Sistim Proses ini Paling Sesuai digunakan untuk Proses Air Minum yang Sehat !.


C. Air Murni Destilasi/Suling, ini adalah Proses dimana semua dari ketidakmurnian dalam Air dihilangkan melalui penyulingan. Destilasi, prosesnya adalah dengan mendidihkan air kemudian terjadi kondensasi uap ke dalam wadah yang bersih, serta meninggalkan Semua Endapan Air kedalam tempat air yang di uapkan tersebut. Tetapi hal ini membutuhkan Beaya yang besar, disebabkan kita harus mendidihkan air tersebut kemudian hasil dari pendidihan tersebut kita ambil Uap saja dari air tersebut yang dimana akan menghasilkan air murni/Zero water.


* Sistim Proses Jenis ini Mampu melepas Semua Ikatan Stabil yang ada dalam Air, Sebagai Contoh : Na+Cl- (Garam), Racun, dan sebagainya. Akan tetapi dibutuhkan Biaya yang Mahal.
Sehingga Sistim Proses ini Tidak Sesuai digunakan untuk Proses Air Minum yang Sehat !.


Kami menggunakan sistim proses Pemurnian Air Desalination/Pemisahan/Reverse Osmosis/RO, yang diamana dalam proses ini kami menerapkan Proses Pemisahan seperti Proses dalam Ginjal kita, dan Bukan Kimiawi. Dalam Proses ini Kami menggunakan Membrane/Filter/Saringan Pemisah yang sangat lembut (o,ooo1 micron/1 lembar rambut kita dibelah menjadi 1 juta), yang dimana dalam proses ini akan menghasilkan Air Murni yang Sehat.


Air Murni tersebut adalah Amat Layak DIKONSUMSI, disebabkan dalam sistim ini Tidak Mengacu pada Proses Kimiawi, serta Mampu melepas Zat berbahaya serta Ikatan Stabil yang ada dalam Air.

 

20.  Bagaiman pH AIR MINUM & DARAH MANUSIA ?

 

Jawab : 

 

Penjelasan tentang pH AIR 


pH merupakan suatu ekpresi dari konsentrasi ion hidrogen (H+) di dalam air. Besarannya dinyatakan dalam minus logaritma dari konsentrasi ion H. Sebagai contoh, kalau ada pernyataan pH 6, itu artinya konsentrasi H dalam air tersebut adalah 0.000001 bagian dari total larutan, jikalau pH 5, maka artinya konsentrasi H dalam air terebut adalah 0,00001 bagian dari total larutan. Bayangkan kalau pH 14... akan terlalu panjang untuk menuliskan, maka orang melogaritmakan angka tersebut sehingga manjadi -14. Tetapi karena ada tanda - (negatif) dibelakang angka tersebut, yang dinilai kurang praktis, maka orang mengalikannya lagi dengan tanda - (minus) sehingga diperoleh angka positif 14. Oleh karena itu, pH diartikan sebagai "-(minus) logaritma dari konsenstrasi ion H".
 


pH = - log (H+)
 


Yang perlu diperhatikan lagi adalah bahwa selisih satu satuan angka pH itu artinya perbedaan kosentrasinya adalah 10 kali lipat. Dengan demikian, apabila selisih angkanya adalah 2 maka perbedaan konsentrasinya adalah 10x10 = 100 kali lipat. 
 


Sebagai contoh pH 5 menunjukkan konsentrasi H sebanyak 0.00001 atau 1/100000 (seperseratus ribu) sedangkan pH 6 = 0.000001 atau 1/1000000 (sepersejuta). Dengan demikian kalau kita menurunkan pH dari 6 ke 5 artinya kita harus meningkatkan kepekatan ion H+ sebanyak 10 kali lipat. Misalkan pH pada gula, maka dengan menurunkan pH dari 6 ke 5, sama artinya bahwa larutan tersebut sekarang 10 kali lebih manis dari pada sebelumnya.
 

 

 

21.  Apa PENGARUH pH AIR MINUM BAGI DARAH & TUBUH MANUSIA ?

 

Jawab :  


DARAH NORMAL : pH 7,35 - 7,4


DARAH SEHAT : Sel darah tampak berpencar
 


Kondisi darah dalam keadaan Basa/Alkali, sel darah kita adalah saling berenang dan selalu berpencar, sehingga racun mudah terpisah dari sel darah, untuk selanjutnya racun tersebut dikeluarkan atau dibuang dari dalam tubuh melalui saluran pembuangan yang ada.
 


Darah yang Basa/Alkali ini juga sifatnya tidak kental sehingga sangat memudahkan dan meringankan beban jantung untuk menjalankan fungsinya yaitu memompa dan mendistribusikan darah ke seluruh tubuh.
 


Dengan demikian tubuh akan selalu segar bugar dan terhindar dari berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh penumpukan racun serta penyumbatan pada pembuluh darah.

DARAH ASAM : pH RENDAH < 6,5 
 


DARAH TERLALU ASAM : Sel darah tampak menggumpal
 


Jika darah dalam keadaan Asam, maka sel darah akan saling bergerombol dan menggumpal seperti tampak pada gambar.
 

 

Keadaan yang demikian akan menyebabkan sifat darah sangat kental sekali sehingga sangat berat untuk dipompa oleh jantung dan juga racun yang menempel pada sel darah sulit untuk dilepas dan selalu mengendap di dalam tubuh. 


Inilah yang menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit seperti :
 


- Sakit Jantung
 

- Kolesterol 

- Stroke 

- Darah Tinggi 

- Asam Urat 

- Gagal Ginjal 

- Tumor 

- Kanker dll.

 

22.  Apa Manfaat pH AIR MINUM UNTUK KESEHATAN MANUSIA ?

 

Jawab : 


pH Air Minum RO

 

pH = Power of Hidrogen

 

pH adalah satu metode untuk mengukur kandungan asam / basa(alkali) nilai zat tertentu, Nilai pada angka 7 adalah netral. 


pH Air Minum sangat berpengaruh bagi keseimbangan tubuh manusia !
 


Umumnya untuk menguji kualitas air minum, hanya dilakukan pengujian dengan TDS meter saja (Total Dissolved Solid) yang satuannya ppm. 
 


Akan tetapi yang ideal adalah juga : berapa pH Air Minum yang kita konsumsi?

Apakah relevan bila untuk air minum dipertanyakan pH-nya, kenapa bukan hanya TDS-nya saja ?
Sebagai contoh ekstrem : Anda mau minum air ber pH 2 atau 3 yang sangat-sangat asam? dijamin lambung Anda Pasti Rusak.
 


pH Tubuh manusia adalah 7.35, Banyak ahli Kesehatan mengatakan bahwa tubuh yang ber Alkali dapat mencegah berbagai macam penyakit degeneratif, termasuk Sel-sel KANKER, yang dapat terbentuk dengan mudah dalam Tubuh yang bersifat Asam (pH dibawah 7).
 


Juga salah satu fungsi air adalah mendorong keluar racun dari dalam tubuh, sehingga dari Departemen Kesehatan merekomendasikan untuk pH air yang dikonsumsi adalah berkisar antara 6,5 – 8,5, Jika kita minum air dengan pH di bawah 6,5 itu adalah air yang sifatnya asam, dan hal itu adalah sangat kurang baik bagi tubuh kita.
 


Beberapa gajala yang biasanya terjadi jika darah kita bersifat Asam :

 

- Gangguan pencernaan 

- Rendahnya Energy - Mudah capai 

- Sakit serta rasa sakit pada sendi 

- Kanker 

- dan lain-lain. 


TDS (Kadar Larutan Padat yang terkandung dalam air) untuk Air Minum yang Sehat :
 


TDS (Total Dissolved Solid) atau Jumlah Total Larutan Padat yang terkandung dalam air yang kita konsumsi sebaiknya adalah dibawah dari 50ppm, dan yang TERBAIK adalah dibawah 10ppm. Sebab hal itu akan membantu meringankan fungsi kerja Ginjal kita yang dimana ginjal kita akan minim serta ringan kerjanya dalam menyaring Larutan Padat tersebut.
 


Akan tetapi kalau hanya TDS yang rendah saja apakah itu sudah segalanya ?, oh..Tidak !, TDS hanyalah salah satu faktor dari terjadinya air yang Sehat, disamping itu masih ada banyak faktor lainnya yang menentukan apakah air itu sehat atau tidak !, jika hanya TDS saja yang menentukan Sehat dan tidaknya air minum kita, maka air hujan itu adalah baik sebab TDS air hujan adalah dibawah 005ppm.

 

23.  Apa kata para ahli tentang mineral tubuh ?

 

Jawab : 


Tubuh kita memerlukan 19 mineral organik yang didapatkan dari hewan dan tumbuhan serta dari air yang kita konsumsi. Sedangkan mineral anorganik (yang berasal dari endapan air tanah) tidak dapat dimanfaatkan tubuh dan hanya membahayakan kesehatan.
 

Paul Bragg, Ph.D, penulis buku Water, The Shocking Truth. 


Ginjal tidak dapat bekerja dengan baik bila sistim penyaringannya tersumbat oleh mineral anorganik.

Dr. Allen E. Banik, penulis buku Your Water And Your Health. 


Mineral mineral anorganik dalam air minum adalah penyebab banyaknya penyakit manusia.
Dr. Charles Mayo, pendiri Mayo Clinic, USA
 


Kadar mineral Anorganik dalam air minum tidak memberikan efek baik yang berarti bagi tubuh.
Stephen Kay, International Bottled Water Association
 


Mineral organik jauh lebih mudah diserap melalui usus dan lebih aktif dalam tubuh daripada mineral anorganik.
 

Departemen Pertanian dan Makanan Pemerintah Kanada. 


Sekitar 2,3 milyar orang menderita berbagai penyakit yang disebabkan oleh air yg bermasalah.
PBB UNESCO
 

 

24.  Apakah teknologi RO mendapat pengakuan dunia internasional ?

 

Jawab : 

 

Tehnologi telah Reverse Osmosis mendapat penghargaan dari : 

 

* College Medicine, Harvard University, AS 

* Laboratorium Pengujian Kebersihan Nasional AS 

* Biro Administrasi Air di Orange County, California, AS 

* Dr. T.C. Mc Danieli 

* Standar WCTS 

* Standar CCEL 

* NASA 

* Coca Cola 

* US NAVY untuk memurnikan air laut mejadi air bersih (Desalination/Pemisahan Air).

 

25.  Bagaimanakah hasil Uji Kualitas Air & Efeknya Bagi Tubuh Mnausia ?

 

Jawab :   


Air yang biasa kita konsumsi setiap hari meskipun kelihatannya jernih, akan tetapi setelah kita urai melalui proses sederhana dengan Elektrolisa, maka air akan menjadi amat keruh, dan menunjukkan pencemarannya dengan menimbulkan endapan yang tidak sehat untuk tubuh kita.
 

 

Sedangkan melalui pemrosesan dengan  R.O. maka air akan menjadi sangat murni bebas dari pencemaran serta dapat langsung dikonsumsi tanpa adanya kekhawatiran adanya pencemaran dalam air tersebut., dan baik untuk kesehatan kita. 

 

Air yang baik untuk kesehatan kita adalah air yang bebas dari bahan pencemar, dengan kata lain adalah air murni, sehingga fungsi air tersebut benar-benar 100% memenuhi kebutuhan tubuh kita. 

 

Share